Enam Tahun Melbourne Mendapat Status Kota Ternyaman Sedunia

Post On: 27 August 2016
September 12, 2016

Enam Tahun Melbourne Mendapat Status Kota Ternyaman Sedunia

Enam Tahun Melbourne Mendapat Status Kota Ternyaman Sedunia. Sesuai Survei Economist Intelligence Unit (EIU), Melbourne kembali terpilih sebagai kota paling nyaman sedunia tahun 2016. Kota di Australia itu menyandang status kota ternyaman selama enam tahun beruntun.

Enam Tahun Melbourne Mendapat Status Kota Ternyaman Sedunia

Agen Domino

Penghargaan itu diberikan atas dasar penilaian terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, stabilitas, budaya, lingkungan hidup dan infrastruktur.

Lima besar kota ternyaman masih belum berubah: Melbourne disusul Wina di Austria, Vancouver dan Toronto di Kanada. Adelaide di Australia dan Calgary di Kanada sama-sama menduduki posisi kelima

 

Domino Online

Lalu berikutnya Kota Vancouver dan Toronto, yang berada di Kanada menempati urutan 3 dan 4. Pada tahun ini hasil survei menunjukkan bahwa kondisi di 29 dari 140 kota yang disurvei  mengalami penurunan kualitas hidup.

Enam Tahun Melbourne Mendapat Status Kota Ternyaman Sedunia

Penyebab terbesar dari kemerosotan kualitas hidup ini adalah aksi teror. Teror yang total telah membunuh lebih dari 1.000 orang sepanjang tahun 2016.

 

Agen Domino Terpercaya

Selain itu kecemasan sosial di banyak kota di Amerika Serikat akibat kematian warga kulit hitam di dalam tahanan polisi. Keresahan di Eropa Timur serta Asia, dan perang saudara di Ukraina, Suriah, dan Libya. Turut mempengaruhi kualitas hidup di banyak kota di dunia.

Survei kondisi kota-kota besar dunia ini merupakan bagian dari Survei Biaya Hidup Dunia.

Enam Tahun Melbourne Mendapat Status Kota Ternyaman Sedunia

Indikator yang digunakan ada lima, dengan rincian sebagai berikut:

1. Stabilitas (25 persen): prevalensi kejahatan ringan, rasio angka kriminalitas dengan kekerasan, ancaman teror, ancaman konflik militer dan keresahan sipil.

2. Layanan kesehatan (20 persen): fasilitas kesehatan swasta, kualitas fasilitas kesehatan swasta. Ketersediaan layanan kesehatan publik, keberadaan apotek, dan beberapa indikator kesehatan seperti dikutip dari data Bank Dunia.

3. Budaya dan lingkungan hidup (25 persen): Kelembaban/temperatur, kenyamanan bagi pelancong, angka korupsi, larangan sosial/keagamaan. Tingkat sensor terhadap ekspresi, ketersediaan fasilitas olahraga, fasilitas pertunjukan budaya. Makanan dan minuman, kualitas jasa dan barang untuk konsumen.

4. Pendidikan (10 persen): ketersediaan sekolah swasta, kualitas sekolah swasta, dan indikator kualitas pendidikan negeri berdasarkan data Bank Dunia.

5. Infrastruktur (20 persen): Kualitas jalan, kualitas transportasi publik, kualitas jaringan internasional. Ketersediaan perumahan biaya terjangkau, kualitas pasokan energi, kualitas pasokan air dan telekomunikasi.

Baca Juga : Banjir Sampai Peti Mati Mengambang

Share


Download dan Install Aplikasi Android & IOS Game Poker Online Indonesia KLIKDISINI

Artikel Terkait :

Tags: