Ini Alasan AS dan Korut Masih Menunda Perang

Post On: 26 June 2017
June 26, 2017

Ini Alasan Kenapa AS dan Korut Masih Menunda Perang

Enam bulan sudah ketegangan melanda Semenanjung Korea. Mayoritas pengamat Korea Utara menilai situasinya berbahaya.

Ini Alasan Kenapa AS dan Korut Masih Menunda Perang

Ini Alasan Kenapa AS dan Korut Masih Menunda Perang

Agen Domino Terpercaya – Ini Alasan Kenapa AS dan Korut Masih Menunda Perang – Namun atmosfer panas tersebut tidak mendorong Amerika Serikat dan Korea Utara angkat senjata. Boleh jadi hal tersebut disebabkan karena pemimpin kedua negara tahu persis biaya Perang Korea yang terjadi 67 tahun lalu fantastis. “Jika solusinya adalah militer, ini akan menjadi tragis dalam skala yang luar biasa,” ujar Menteri Pertahanan James Mattis dalam sebuah konferensi pers pada bulan lalu.

Jadi Ini Alasan Utama 2 Teroris Menyerang Mapolda Sumut

Agen Domino – Perang Korea, yang secara teknis belum berakhir, menyebabkan kematian sekitar 600.000 warga Korut dan 1 juta warga sipil Korea Selatan serta ratusan ribu tentara. Jika perang kembali pecah sekarang, maka bencana yang lebih besar mungkin terjadi mengingat momok senjata nuklir. “Ancaman perang di semenanjung — perang besar atau terbatas — telah berlangsung sejak akhir Perang Korea,” ungkap seorang ahli dari organisasi penelitian dan advokasi kebijakan publik Center for American Progress, Adam Mount. “Baik AS secara historis maupun Korut telah membuktikan bahwa mereka dapat menahan diri, mengurangi krisis (dan) melangkah mundur dari jurang perang…Mereka berdua tertarik untuk menghindari perang yang tidak diharapkan oleh siapapun,” tambahnya.

Ini Alasan AS dan Korut Masih Menunda Perang

Sementara situasi tegang di Semenanjung Korea dapat meningkat dengan cepat, dinilai ada sejumlah skenario yang dapat dimainkan. Mulai dari yang sangat parah seperti serangan nuklir hingga serangan artileri skala kecil yang tidak berujung pada perang habis-habisan, layaknya yang terjadi pada tahun 2010. “Bagian sulit dari mendiskusikan sesuatu seperti ini adalah kemungkinan kontingensi luas yang sangat bervariasi tentang kerusakan perang. Tantangannya adalah mencoba mengendalikan eskalasi,” terang Mount.

Jika perang meletus maka bahaya terbesar akan mengintai kota berpenduduk padat seperti Seoul dan Tokyo. Serangan nuklir ke dua ibu kota tersebut akan menjadi bencana besar, namun serangan dengan senjata konvensional pun diperkirakan dapat membunuh puluhan ribu orang. “Pertempuran dalam Perang Korea kali ini akan berlangsung di pinggiran kota Seoul yang ramai. Perencana perang kita memperkirakan pasukan AS dan Korsel akan menghadapi pasukan Korut di Seoul utara, maka harga pertahanan akan berat,” tutur Ash Carter dan William Perry, dua mantan menteri pertahanan AS pada tahun 2002. “Ribuan tentara AS dan puluhan ribu tentara Korsel akan terbunuh dan jutaan pengungsi akan memadati jalan raya. Kerugian di pihak Korut bahkan jauh lebih besar. Intensitas tempur akan jauh lebih hebat dibanding yang disaksikan dunia sejak Perang Korea terakhir,” ungkap keduanya.

Agen Domino Online – Roger Cavazos dari Nautilus Institute dalam studinya pada tahun 2012 menyebutkan, akan ada sekitar 3.000 korban dalam beberapa menit pertama serangan artileri Korut ke Korsel. Sementara pada hari pertama, Cavazos memprediksikan setidaknya 64.000 orang menjadi korban. Korut dilaporkan dapat menembakkan rudal balistiknya ke pasukan AS, Korsel, dan Jepang (atau populasi sipil) di seluruh kawasan tersebut.

Menurut ahli dari platform intelijen geopolitik Amerika, Stratfor, Korut memang jauh dari sisi teknologi dan kapabilitas militer. Persenjataan mereka mungkin saja kedaluwarsa atau tidak berfungsi dengan baik. Meskipun angkatan udara dan angkatan laut kalah jauh dibanding AS, namun keduanya merupakan ancaman. “Bahkan tanpa ancaman nuklir, menyerang Korut merupakan jaminan kehancuran besar-besaran sebagai gantinya,” ungkap ahli dari Stratfor.

Sumber : Kiosdomino.com

Ini Alasan Kenapa AS dan Korut Masih Menunda Perang

Share


Download dan Install Aplikasi Android & IOS Game Poker Online Indonesia KLIKDISINI

Artikel Terkait :

Tags: , ,