Petinggi Asuransi Allianz Dituntut Karena Tidak Cairkan Klaim Nasabah

Post On: 28 September 2017
In: kasus
September 28, 2017

Petinggi Asuransi Allianz Dituntut Karena Tidak Cairkan Klaim Nasabah

Dua petinggi sebuah perusahaan asuransi ternama terancam menjalani hidup di hotel prodeo

Petinggi Asuransi Allianz Dituntut Karena Tidak Cairkan Klaim Nasabah

Petinggi Asuransi Allianz Dituntut Karena Tidak Cairkan Klaim Nasabah

ASLIDOMINO – Petinggi Asuransi Allianz Dituntut Karena Tidak Cairkan Klaim Nasabah – Menurut pemeriksaan sejumlah saksi dan bukti, perusahaan yang keduanya pimpinannya menolak mencairkan polisi asuransi nasabahnya. Adalah Joachim Wessling selaku Direktur Utama dan dr Yuliana Firmansyah, Manajer Klaim PT Asuransi Allianz Life Indonesia yang dilaporkan nasabah bernama Ifranius Algadri (23) dan Indah Goena Nanda (37). Pelapor mempolisikan Allianz lantaran perusahaan tersebut meminta rekam medis lengkap sebagai syarat pencairan klaim.

Baca Juga : Pria Selamatkan Bocah Yang Tenggelam Saat Sesi Foto Prawedding

Alvin Lim, pengacara korban menjelaskan peristiwa berawal ketika kliennya menjadi nasabah asuransi kesehata pada 22 September 2016. “Kemudian klien saya sakit dan harus rawat inap di RS Omni Tangerang di Bulan November dan Desember 2016,” jelasnya.

Setelah itu, lanjut Alvin, kliennya kembali menjalani rawat inap di RS Mayapada pada Januari 2017. Total biaya perawatan sekitar Rp 19 juta. Karena merasa sudah menjadi nasabah sebuah asuransi korban pun langsung mengajukan klaim. “Korban Klaim ke asuransi dan sampai dengan Maret 2017 ditolak oleh PT Allianz. PT Allianz Indonesia menolak klaim korban dg alasan tidak bisa memenuhi persyaratan tambahan yg diminta oleh asuransi. Syarat tidak dapat dipenuhi karena diluar kemampuan korban,” tuturnya.

Akhirnya korban pun melapor ke Polda Metro Jaya dengan Nomor : LP/1645/IV/2017/Dit.Reskrimsus tertanggal 3 April 2017. Selain itu juga tertera dalam Laporan Polisi Nomor : LP/1932/IV/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 18 April 2017. Akhirnya setelah cukup bukti, penyidik pun menetapkan dua bos Allianz sebagai tersangka. “Dengan persangkaan penolakan klaim kesehatan dengan alasan diluar dari perjanjian polis. Sebagaimana Pasal 8 ayat (1) huruf f, pasal 10 hutuf (c), dan Pasal 18 jo Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 63 hutuf f UU RI no. 8 tahun 1999 ttg Perlindungan Konsumen.”

Alvin pun meminta polisi mencegah dua petinggi Allianz untuk bepergian keluar negeri. “Saya sudah bermohon meminta Kapolda agar mencekal kedua tersangka, dan saya sudah menyurati OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kami khawatir keduanya melarikan diri,” ujar Alvin. Menurut Alvin, kasus ini terbilang fenomenal dan unik karena pertama kalinya di Indonesia penolakan klaim berujung pada pidana dan bukan perdata. “Saya melihat kasus ini unik, sebab cara yang mereka lakukan terbilang licik dan nyata melanggar hukum,” ujarnya.

Petinggi Asuransi Allianz Dituntut Karena Tidak Cairkan Klaim Nasabah

Ia menerangkan selama para korban atau nasabah menjalani perawatan di RS mereka tak bisa melakukan klaim. Perusahaan asuransi itu dinilai mencari celah agar klaim tak bisa dikabulkan, maka mereka meminta catatan medis lengkap yang jelas melanggar hukum. Hal ini tertuang dalam Permenkes No. 269/MENKES/PER/III/2008 tentang rekam medis. “Yang bisa diberikan kepada pasien dan asuransi adalah resume medis (ringkasan) bukannya rekam medis lengkap,” jelasnya.

Terpisah Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Prabowo Yuwono membenarkan penetapan tersangka dua bos Allianz. “Ya, sudah ditetapkan tersangka,” tutur Argo. Argo mengungkapkan pihak Allianz bersikukuh meminta rekam medis korban. Sayangnya, korban tak mendapatkannya lantaran pihak rumah sakit menyebut data tersebut bersifat rahasia. “Akhirnya korban tak kunjung mendapatkan klaim,” tuturnya.

Sementara itu, Allianz sendiri melalui keterangan pers kepada media berjanji terus berinovasi untuk mempermudah nasabah dan mitra bisnis terkait kepemilikan polis asuransi jiwa dan kesehatannya. “Allianz sangat menghormati hak nasabah dan berkomitmen menjaga kepercayaan mereka,” tulis perusahaan yang dikutip Kiosdomino.com. Allianz memastikan jajaran pimpinan perusahaan memberi perhatian serius pada penetapan tersangka Direktur Utama Joachim Wessling dan Manajer Klaim PT Asuransi Allianz Life Indonesia dr Yuliana Firmansyah. “Kami sepakat untuk mempercayakan dan menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan.”

Sumber : Kiosdomino.com

ASLI99.COM LINK ALTERNATIF ASLIDOMINO AGEN DOMINO TERPERCAYA INDONESIA

Untitled-2

Share


Download dan Install Aplikasi Android & IOS Game Poker Online Indonesia KLIKDISINI

Artikel Terkait :

Tags: , , , , , , , ,